Social Capital-Based Youth Empowerment To Prevent The Development of Radicalism in the City of Bandar Lampung
Pemberdayaan Pemuda Berbasis Social Capital Untuk Mencegah Perkembangan Radikalisme Di Kota Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.23960/ragom.v1i1.5Keywords:
Empowerment, Youth, Social Capital, RadicalismAbstract
Permasalahan radikalisme di Lampung membutuhkan penanganan yang sangat serius karena Lampung masuk dalam kategori lampu merah paham radikalisme dan terorisme. Salah satu penanganannya adalah dengan melakukan pencegahan dari dalam. Generasi muda merupakan sasaran rawan paham radikalisme dan terorisme. Penanganan radikalisme tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, namun juga harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat, termasuk para generasi muda. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan pendampingan berbasis modal sosial (social capital) bagi organisasi kepemudaan di Kota Bandar Lampung untuk mencegah berkembangnya radikalisme. Kegiatan yang dilakukan berbentuk forum group discussion (FGD) dan dibarengi dengan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman para pemuda terkait pencegahan radikalisme dengan memanfaatkan 3 dimensi dalam modal sosial yaitu kepercayaan (trust), jaringan sosial (networks), dan pranata sosial (social institution). Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 16 orang yang terdiri dari anggota berbagai organisasi kepemudaan di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini di antaranya adalah tahap peningkatan aspek kognitif dan tahap pendampingan. Secara khusus kegiatan pengabdian ini mengarah pada beberapa capaian tujuan di antaranya yakni: pada aspek kognitif, terjadi peningkatan pemahaman tentang pentingnya peran pemuda dalam membantu pemerintah untuk mencegah perkembangan radikalisme sementara pada aspek praktis, pendampingan ini diharapkan dapat menjadikan para pemuda semakin berperan aktif dalam mencegah perkembangan radikalisme.
Downloads
References
Aini, N. (2017, July 26). Survei BNPT: 39 Persen Mahasiswa Tertarik Paham Radikal. News.Republiks.Co.Id.
bbc.com. (2015, March 2). ISIS sebar paham radikal melalui media digital. Bbc.Com.
Fathy, R. (2019). Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 6.
Field, J. (2011). Modal Sosial. Kreasi Wacana.
Prawira, Y. (2020, January 24). Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Kalangan Pemuda. Suaradewata.Com.
Rochmanuddin. (2017, July 25). Radikalisme Ancaman Nyata Pemuda Tanah Air. Liputan6.Com.
Suryanto, A. (2019, December 9). Densus 88: Benar Bahwa Lampung Masuk Kategori Lampu Merah Paham Radikalisme dan Terorisme. Radarlampung.Disway.Id.
Syahra, R. (2003). Modal Sosial: Konsep dan Aplikasi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 5.
Usman, S. (2005). Esai-Esai Sosiologi Perubahan Sosial. Pustaka Pelajar.
Wijayaka, B. (2017, November 27). Survei: Tinggi, Potensi Radikalisme di Lima Daerah. Beritasatu.Com.
Wiktorowicz, Q. (2005). Radical Islam Rising: Muslim Extremism in the West. Rowman & Littlefield.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Astiwi Inayah, Agus Hadiawan, Aman Toto Dwijono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

