Peningkatan Literasi Keuangan Siswa SMA melalui Sosialisasi Risiko Penggunaan PayLater di Bandar Lampung

Authors

  • Hani Damayanti Aprilia Universitas Lampung
  • Ahmad Rifa'i Universitas Lampung
  • Saskia Nabila Universitas Lampung
  • Ayudhia Cita Nastiti Universitas Lampung
  • Wina Abelia Universitas Lampung
  • Muhammad Hazel Fawwas Mahsa Anwar Universitas Lampung
  • Muhammad Syafiq Aditya Universitas Lampung

Keywords:

fintech, literasi keuangan, payLater, pengabdian masyarakat, siswa SMA

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital, khususnya payLater, memberikan kemudahan dalam bertransaksi namun juga berpotensi menimbulkan risiko finansial bagi pengguna, terutama generasi muda. Rendahnya literasi keuangan pada siswa menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan payLater secara tidak bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui sosialisasi risiko penggunaan payLater. Kegiatan dilaksanakan di SMA 2 Perintis Bandar Lampung dengan metode edukatif-partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kenaikan skor dari 500 pada pre-test menjadi 1900 pada post-test, serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi sangat efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk sikap yang lebih bijak dalam penggunaan layanan keuangan digital di kalangan siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bank Indonesia. (2021). Perkembangan fintech dan respons kebijakan Bank Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University.

Katadata Insight Center. (2023). Perilaku konsumen digital Indonesia dalam penggunaan layanan paylater. Jakarta: Katadata.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268. https://doi.org/10.1119/1.1514215

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Jakarta: OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Peraturan dan edukasi terkait layanan fintech lending dan paylater. Jakarta: OJK.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Aprilia, H. . D., Ahmad Rifa’i, Saskia Nabila, Ayudhia Cita Nastiti, Wina Abelia, Muhammad Hazel Fawwas Mahsa Anwar, & Muhammad Syafiq Aditya. (2026). Peningkatan Literasi Keuangan Siswa SMA melalui Sosialisasi Risiko Penggunaan PayLater di Bandar Lampung. Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 19–27. Retrieved from https://jurnalragom.fisip.unila.ac.id/index.php/ragom/article/view/52

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.