Peningkatan Literasi Keuangan Siswa SMA melalui Sosialisasi Risiko Penggunaan PayLater di Bandar Lampung
Keywords:
fintech, literasi keuangan, payLater, pengabdian masyarakat, siswa SMAAbstract
Perkembangan layanan keuangan digital, khususnya payLater, memberikan kemudahan dalam bertransaksi namun juga berpotensi menimbulkan risiko finansial bagi pengguna, terutama generasi muda. Rendahnya literasi keuangan pada siswa menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan payLater secara tidak bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui sosialisasi risiko penggunaan payLater. Kegiatan dilaksanakan di SMA 2 Perintis Bandar Lampung dengan metode edukatif-partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kenaikan skor dari 500 pada pre-test menjadi 1900 pada post-test, serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi sangat efektif dalam meningkatkan literasi keuangan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk sikap yang lebih bijak dalam penggunaan layanan keuangan digital di kalangan siswa.
Downloads
References
Bank Indonesia. (2021). Perkembangan fintech dan respons kebijakan Bank Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Indiana University.
Katadata Insight Center. (2023). Perilaku konsumen digital Indonesia dalam penggunaan layanan paylater. Jakarta: Katadata.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268. https://doi.org/10.1119/1.1514215
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Peraturan dan edukasi terkait layanan fintech lending dan paylater. Jakarta: OJK.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hani Damayanti Aprilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

